Hi teman-teman semua, seperti yang dijanjikan, berikut adalah liputan perjalanan wisata warkatintha yang diadakan pada tanggal 05 July 2008 - 06 July 2008. 05 July 2008 Teman-teman Warkatintha yang ikut berwisata berkumpul di sekitar BTS Mo Chit / MRT Catuchak Park. Di sana telah menunggu Bus yang akan membawa kita ke perjalanan wisata ini. Sebelum perjalanan tentu saja kita semua berdoa dulu yang dipimpin oleh Pak Ignatius. Perjalanan kali ini tidak terlalu ramai, karena hanya 18 orang saja yang ikut dalam perjalanan ini. Meskipun tidak terlalu banyak tetap saja perjalanan ini seru. Dari Bangkok kita menuju ke Loyola House di Samphran untuk menjemput Romo Greg yang sudah menunggu. Kemudian dari Loyola House rombongan melanjutkan perjalanan ke Kanchanaburi.
Tujuan kita yang pertama adalah Jeath War Museum.
Foto Model Cilik Kita Sedang Beraksi =D
JEATH mungkin sebuah kata yang aneh bagi kita, saya juga pertama kali bingung apa sih maksudnya JEATH, apakah salah tulis? setelah coba saya cari, ternyata JEATH = Japan Englist Australy Thailand, yang mana merupakan 4 nation yang membangun Death Railway. Museum ini merupakan sebuah pondok tempat di mana tawanan perang tinggal dan disiksa oleh Jepang yang pada saat itu sedang menginvasi asia dan mereka dipaksa untuk bekerja membangun Death Railway. Di dalam pondok tersebut, banyak foto-foto pada masa itu dan juga narasinya, tapi sayang sekali kita tidak boleh memotret semua itu.
Berpose Tepat Di Pintu Keluar Museum
Setelah puas berpose di sekitar museum, kita melanjutkan perjalanan untuk makan siang di River Kwai, berikut beberapa pose yang diambil di sekitar river kwai Makan Siang Nyam..Nyam...Nyam....
Sepanjang jalan kenangan...Kita s'lalu bergandeng tangan...kok malah nyanyi sihh :p
Nyo..cepetan fotonya!!!!!..aku udah hampir ditabrak kereta Nih........!!!!!!!
Onok wong Ngambung Sepur tha???kok Podho Ngumpul kabeh
Mengantar kepergian Acong.. =D
Dari River Kwai, rombongan melanjutkan perjalanan ke Sai Yok Noi Waterfall. berikut hasil jepretan team liputan kita.
Acong Berpose Di Depan Waterfall
Past..Present..Future Or????
Lina Jangan Naek Ke Atas..tunggu Mami
Lho..Kok cuman Lina doank yang diajak turun? Aku kan juga takut ... =D
Setelah dari Waterfall, rombongan kembali ke Samphran, menuju ke tempat penginapan, makan malam bersama, dan acara ngobrol santai sampai jam 9 malam. Setelah itu semuanya pada terlelap.
To be Continued......
Bulan Juni ini, kembali Warkatintha berkumpul untuk berkumpul Misa bersama, Mohon maaf postingan pertama blog ini hanya berkisah tentang misa. Minggu depan akan ada liputan acara jalan-jalan bersama Warkatintha ke Kanchanaburi dan Sampran :). Misa untuk bulan Juni ini diadakan di kediaman Pak Simon dan Bu Cindy dan dipimpin oleh Romo Mahar yang sudah cukup lama sekali menghilang :). Cukup special karena bulan ini Putra kedua Pak Simon dan Bu Cindy - Andrew berulang tahun yang ke-2. Acara misa berlangsung cukup meriah karena teman-teman bisa bernyanyi bersama, dan juga didukung oleh Gitaris handal Warkatintha Fr.Jonal dan juga muridnya Yan. Banyak juga wajah-wajah baru yang datang ke Misa kali ini, untuk anggota baru kami ucapkan selamat datang dan selamat bergabung, Misa kita akan semakin meriah dengan kehadirannya. Di sisi lain, beberapa warga juga pamit karena akan segera pindah dari Bangkok. Seperti sebuah pepatah Patah Tumbuh Hilang Berganti, begitulah Warkatintha, ada yang pergi ada yang datang. Untuk teman-teman yang akan segera meninggalkan Thailand, kami ucapkan selamat jalan dan sukses selalu di tempat yang baru dan tentunya selalu dalam berkat Tuhan.
Berikut adalah beberapa foto hasil jepretan pada saat Misa ..
Homili dari Romo Mahar   Happy Birthday To Andrew ...
Muridku..Kuturunkan Ilmuku kepadamu 
Guru..Aku Mampu..Aku tidak akan mengecewakan Guru Wajah Baru..Stefanut eehh salah Stefanus
Berikut adalah wajah-wajah baru 

Pak Blangkon Junior
Teman-teman yang pamitan 
Pak Steve yang akan pindah ke Kuwait
Jenius a.k.a Acong yang akan kembali Ke Jakarta Frater yang akan pindah ke Chiang Mai
Hi teman-teman semua, mohon maaf untuk postingan di blog ini yang cukup lama tidak terupdate... :( Postingan berikut ini adalah, kegiatan Misa Indonesia Warkatintha yang diadakan pada Tanggal 25 May 2008. Kita ucapkan terima kasih banyak kepada Ibu Maria dan keluarga yang sudah menyediakan tempat untuk kita berkumpul untuk merayakan Ekaristi bersama. Tema misa kali ini adalah Hari Raya Tubuh Dan Kristus, di mana kita harus menghayati makna dari Tubuh dan Darah Kristus ini, seperti yang disampaikan Oleh Romo Greg lewat homilinya.
Roti kita lambangkan sebagai Tubuh Kristus dan Anggur kita lambangkan sebagai Darah Kristus, apa makna di balik lambang tersebut, kita bisa bayangkan jika kita makan roti, maka roti itu akan dicerna oleh tubuh kita dan akan menjadi daging kita yang merupakan sumber kekuatan jasmani kita, dengan melambangkan Tubuh Kristus sebagai roti maka kita yang makan roti ini percaya bahwa Yesus akan menjadi satu di dalam kita, menjadi sumber kekuatan Rohani kita, begitu juga dengan Anggur yang diminum akan menjadi darah kita, yang mana keduanya adalah lambang bahwa Tuhan Yesus ada di dalam kita begitu juga kita menjadi satu juga denganNya.
Berikut adalah beberapa foto yang diambil pada saat Misa...Sekali lagi terima kasih kepada Bu Maria, makanannya enak-enak banget, jadi semakin kangen dengan Indonesia nih..Bener gak temen-temen? Romo Greg Memimpin Misa Teman-Teman..Iki Ueenakk Tenan Cuci Piring Lagi..Som Tum..
***I want to say: kalau kamu memang sudah tidak cinta lagi..ya sudahlah... kalau chemistry itu memang sudah hilang..entah karena kamu memang sengaja menghilangkannya, ya sudahlah... kalau memang kamu sudah tidak mau lagi terbuka, ya sudahlah... kalau memang kamu mau pergi..ya sudahlah.. kalau memang kamu lebih memilih orang lain untuk kamu cintai..ya sudahlah.. kalau kamu mau melupakan aku, dan semua kenangan indah itu.. ya sudahlah.. kalau kamu memang mau supaya semuanya berakhir seperti ini...ya sudalah.. kalau memang semua ini adalah maumu.. ya sudahlah... Dan, kalau kamu memang sudah tidak cinta lagi... ya sudahlah... ***nothing more to say!
Susah gak seh mengatakan pada seseorang, "Aku dah gak cinta kamu lagi..!" Tapi sebenarnya dalam hati kecilnya...dia masih cinta. Tapi karena kondisi "lahirnya dan kulturnya" menuntut sesuatu yang lain.... sehingga dia harus bilang.. "Mas, aku dah gak cinta kamu lagi..!" ....Aduhhh...neng!!! ***:(|)
Sering kali gw berpikir, kenapa rasa cinta itu bisa muncul terhadap seseorang... kenapa rasa cinta itu bisa melekat sebegitu dalamnya terhadap seseorang... kenapa orang mau berkorban apa saja demi seseorang yang dicintainya itu... Kenapa??? Lalu, kenapa orang yang dicintai itu tega menyakiti hati orang yang mencintainya... kenapa dia begitu berani bilang kepada orang yang mencintainya...."mas, gw dah gak cinta kamu lagi...!" Lalu, kemana pengalaman2 indah yang pernah ada... lalu kenapa kata-kata, ungkapan sayang, sms mesra yang pernah terucap... kemana itu semua... Kemana??? Ataukah, sebenarnya pengalaman indah bersama itu hanya kamuflase saja, kata-kata cinta, ungkapan sayang, serta sms mesra itu hanya tipuan saja.... Begitukah??? ah... "cinta memang harus terwujud dengan sikap saling memberi dan menerima" Tetapi memberi apa? dan menerima apa? Memberi cinta tapi menerima penolakan...begitukah??? Mungkin pemikiran tersebut begitu naif, tapi dalam realitas hal itu teralami... Jadi boleh donk gw bilang... "eh..it's real!" Lalu, kenapa orang harus mencintai, kalau yang dicintai itu malah menyakiti.... ****auh ah..gelap!
Setelah vakum untuk sekian waktu di tahun 2008 ini, pada tanggal 27 April 2008 Warga Katolik Indonesia Thailand kembali mengadakan kegiatan Misa bersama. Misa Hari Minggu Paskah Ke-6 ini bertempat di Xavier Hall Bangkok. Misa dipimpin oleh Rm. Agustinus Sugiyo Pitoyo, S.J., Ph.D. Sungguh bahagia sekali melihat tempat yang disediakan penuh sesak dengan warga Indonesia yang rupanya sudah cukup kangen dengan kegiatan Misa ini, di mana kita bisa berkumpul bersama-sama, beramah-tamah, bertukar informasi. Apalagi untuk kegiatan Misa kali ini, cukup banyak muka-muka baru yang muncul, meskipun beberapa anggota kita juga ada yang akan segera meninggalkan Bangkok untuk kembali ke tanah air tercinta Indonesia. Warkatintha mengucapkan selamat datang kepada warga baru Poppy Sjarief, Yohanes Purbaya, Jenius Suryacakra(Baru muncul setelah mengembara lebih dari setahun di Bangkok :p). Berikut beberapa foto hasil jepretan amatir pada saat acara :D ... Semoga untuk posting berikutnya, foto yang ditampilkan akan lebih bagus lagi.  Homili Dari Romo Pitoyo   Perkenalkan nama saya Yan  Baru Tapi Lama ...    Persiapan Makan Siang..Nyam Nyam..  Pak Willy sibuk meracik Selada Pengantin...  Lina In Action  Cuci Piring..Cuci Piring..
Ahh...sshhhh.. gw dah "calm down" kok, begin to relax, and smile....again! Rasanya plongg.. maknyosss...., damai dan nikmat..[kayak yg di photo itu lhoo....",)] setelah tadi sore gw meluapkan kemarahan pada seseorang. Untungnya dia menanggapinya dengan cool,...hehehee [thanks for you...!!!]. Seandainya tidak,..wahh...gak tahu dehh!!! Sore itu, gw memang sudah menyiapkan sebuah perang besar untuk dia, [***dgn catatan klo si"dia" merespons kemarahan gw dengan emosi jg spt yg sering dia lakukan sebelum-sebelumnya....!]. Tp, sore itu dia menjawab gw dengan cool, positively, dan mengakui klo gw benar dan dia salah...! So,....."karena lo dah mengakui sendiri kesalahan lo, dan menanggapi gw dengan positif, gw akan memperlakukan lo dengan baik lagii.." "with love, care and hugs"
Untuk kedua kalinya mata gw berlinang kembali,..untuk kedua kalinya air mata gw mengalir lagi dan membasahi pipi.... first, saat Ibu gw tercinta meninggal 3 tahun yang lalu, and tonight, "in memoriam" of my beloved friend. Ahhh.....sedih rasanya, sakit, dan kecewa.., yaaa...sangat,sangat sedih...tp mau gimana lg, gw sadar gak bisa memaksakan kehendak gw. Malam ini, gw msh bisa menerima semuanya clearly dengan otak gw, tp hati gw masih blm bisa menerima kenyataan itu.... Sekali lagi gw hanya bisa berkata: "yaaahh...apa boleh buat, gw gak bisa apa-apa lagi." At least, gw bisa sedikit menghibur diri gw yang bisa dengan sangat sabar menemani loe untuk sekian waktu lamanya. Aniwei...., terima kasih untuk semuanya...ada banyak hal yg indah gw alami bersama loe, dan itu tak akan terlupakan. Loe sempat juga dengan sabar menemani gw, memberi warna dan arti dalam hidup gw. Terima kasih!!! Karena semua alasan itulah gw sangat menyayangi loe, dan karena rasa sayang gw yang begitu dalam itu, gw blm bisa menerima sepenuhnya bahwa loe pergi.... gw gak bisa berkata apa-apa lagi,.... "In Memoriam" of my beloved friend, I tell you solemnly, I'll keep everythings warm in my heart, untill the end. Please, pray for me...!
I don't know how to express my anger.., but,.. I want to say to someone...... "I HATE YOU...!!!"
K.U.C.I.N.G Dalam perjalanan ke Wat Phra Kaew, aku mendapati sebuah kejadian yang menarik. Kejadian apakah ituuu??? "Dua ekor kucing sedang tidur melingkar dalam pot" Dua ekor kucing itu sepertinya 'ibu dan anak'...[aku cuman menduga-duga saja, soalnya aku belum sempat tanya ke bapaknya...hahahaaaaa....]  Supaya aku gak kehilangan moment lucu itu, aku potret aja mereka berdua... aku potret mereka dua kali. Dua foto tsb, sekilas tampak sama, tapi sesungguhnya berbeda.... Nah, siapa yg bisa menemukan letak perbedaannyaaa???? **hadiahnya coklatt..!!!** hahahhaaaaaa....:p)
 Prolog,
What is "mandala"? Mandala is Sanskrit for circle, polygon, community, connection.The Mandala is a symbol of man or woman in the world, a support for the meditating person.The mandala is often illustrated as a palace with four gates, facing the four corners of the Earth. The Mandala shown here is connected with the Buddha Vajrasattva, who symbolises the original crystalline purity.In the centre is a lotus blossom with eight petals, resting on a bed of jewels.In the next place are the walls of the palace with gates towards the four corners of the earth.The gates are guarded by four angry doorkeepers.Before the meditating person arrives at the gates, he must, however, pass the four outer circles: the purifying fire of wisdom, the vajra circle, the circle with the eight tombs, the lotus circle. [http://www.jyh.dk/indengl.htm]
Awal bulan Oktober, ahhh....Hari-hari belakangan ini, gw sangat down, banyak hal "berputar" di kepala gw, perasaan gw campur aduk antara gelisah, lemah, kuatir, mucul rasa cinta jg tapi dibarengi dengan rasa jengkel....aakrrgghhhh...... Sesaat gw merasa diri gw sendirian "ditengah keramaian teman2ku".... But, gw mendengar lagu ini, dan sejenak hati gw berhenti, diam, merenung, dan berefleksi...mhmm... the song made me calm down again...
thanks to all, thanks for everythings, specially "the one" yg menemani gw dengan caranya....**I appreciated!!!
***
Ini gw sertakan liriknya.... ternyata judul aslinyaaa ****...hihihihiiii..jd maluuu...^^)
TO MAKE YOU FEEL MY LOVE By: Garth Brooks
When the rain is blowing in your face And the whole world is on your case I would offer you a warm embrace To make you feel my love
When the evening shadows and the stars appear And there is no one to dry your tears I could hold you for a million years To make you feel my love
I know you haven't made your mind up yet But I would never do you wrong I've known it from the moment that we met No doubt in my mind where you belong
I'd go hungry, I'd go black and blue I'd go crawling down the aisle for you There ain't nothing that I wouldn't do To make you feel my love
The storms are raging on a rolling sea Down the highway of regret The winds of change are blowing wild and free But you ain't seen nothing like me yet
I could make you happy, make your dreams come true There ain't nothing that I wouldn't do Go to the ends of the earth for you To make you feel my love ***
Dear JSNers semuanya....
Tak terasa usia komunitas kita sudah
setahun...
Ibarat seorang bayi, usia demikian
sudah bisa menunjukkan beberapa kemampuan-kemampuan kecilnya, seperti
mengucapkan papa dan mama, dah bisa merangkak bahkan berjalan, tertawa-tawa, ga
bisa tenang, sll mau bergerak, dll.
Biasanya orang-orang menyebut masa
itu sebagai "masa lucu-lucunya" si bayi....
Orang-orang yang melihatnya serasa
gemes dan ingin nyubitt...hehhee..;p
Komunitas Cardoner-JSN diusianya yang
pertama ini tentunya tidak persis sama dengan gambaran si bayi di atas, tetapi
dalam beberapa hal kita pun terlihat seperti dia. Kita sudah mulai bisa
menunjukkan bahwa kita punya kemampuan kecil-kecilan....
Tengoklah sejenak kegiatan-kegiatan
yang telah kita buat selama setahun ini, entah yg di Jakarta, maupun di Jawa.
Banyak hal yg bisa kita buat, bagi alam, sesama, dan diri kita sendiri. Bukankah
itu suatu kebanggaan??? Kendati pun sederhana, tetapi sudah cukup untuk membuat
kita percaya diri, namun tetap dalam kerendahan hati, bahwa kelak kita akan bisa
melakukan sesuatu yang lebih besar dari pada itu... Ayo, ayo,
ayoooooo...!!!!
"Masa lucu-lucunya..." Mungkin
kata-kata itu bisa juga dilekatkan pada komunitas ini dalam usia setahun.
Persahabatan kita dalam komunitas ini senantiasa menuju pada arah keceriaan...
Terlihat, setiap kali kita berkumpul entah apa pun eventnya...selalu saja ada
canda dan tawa, selalu saja meninggalkan sebuah kesan kegembiraan. Maka tidak
heran klo ada teman yang nyeletuk "kita neh banyakan becandanya seh...!!!".
Tidak bisa disangkal bahwa terkadang jg ada sedikit konflik, namun karena
kedewasaan masing2 kita mampu mengatasi hal itu.
Dibalik ungkapan "masa
lucu-lucunya...." ternyata terlihat juga sebuah keseriusan yg sangat-sangat
serius (klo boleh dikatakan demikian), terutama klo kita sudah mulai "action".
Coba aja sejenak melihat kembali satu contoh yaitu kegiatan-kegiatan sosial yg
dah beberapa kali kita lakukan. Bagaimana kita bekerja dengan serius sehingga
acara itu bisa berjalan baik. Ada banyak pengorbanan, pikiran, keringat,
semangat, tidak putus asa, pantang menyerah, ketegangan, dan keraguan yang kita
alami. Tetapi semua itu seolah2 terbayar dengan terlaksananya acara kita. Terima
kasih untuk semua itu. Maka mungkin tidak salah klo dikatakan bahwa kita ini
komunitas yang "serius tapi santai";P).
"orang-orang yg ngeliat serasa gemes
dan ingin nyubit..hehee...". Kata-kata ini menjadi gambaran (kiasan) dari
perkembangan komunitas ini. Teringat kembali ketika di JONGGOL, jumlah kita
tidak banyak-banyak amat. Tetapi sekarng dah berkembang. List milis kita cukup
menunjukkan bahwa secara jumlah, kita berkembang. Mengapa ada aja orang yang mau
bergabung dan betah dengan komunitas ini? Ya...mungkin karena melihat kita,
kegiatan kita, dll yang membuat terkesan. Keterbukaan komunitas ini membuat
setiap anggota baru serasa memasuki rumahnya yg dulu. Artinya, langsung bisa
kerasan dan tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi. Rasa sebagai sebuah
keluarga mungkin cukup terlihat dalam setiap pergaulan kita. Rasa memiliki,
solider antar teman, rasa sayang, ingin membantu, ingin belajar dan mengajari,
menjadi sebuah refleksi yang hidup dalam setiap interaksi dalam komunitas
ini. Kelebihan ini hendaknya bisa terus dipertahankan, sehingga semakin banyak
orang yang merasa gemes dan ingin bergabung dengan
kita....hehehehheheheheeeee....peace!!!!:d)
Nah, satu hal yang belum bisa
dilakukan oleh bayi usia setahun adalah REFLEKSI, tetapi kita sudah BISA
melakukannya. Refleksi menjadi bagian yang sangat penting dalam komunitas kita
ini. Boleh dikatakan bahwa refleksi menjadi inti jiwa yang membuat kita mampu
mengerti, mecintai, dan berkorban untuk alam, sesama, dan Tuhan. SEtiap kali
selesai melakukan event bersama, kita punya tradisi EVALUASI DAN REFLEKSI.
Bagian ini menjadi sebuah titik balik dari setiap "action" kita. SEbuah
pemaknaan yang diharapkan adalah bahwa kegiatan-kegiatan yang kita lakukan
selama ini memampukan kita semakin mengenal alam, diri kita masing, manusia
(sesama kita) dan Tuhan. Sehingga kita bisa mencintai, memuji dan menghormati
semua unsur di atas (alam, diri sendiri, sesama manusia, dan TUhan).
Bisakah kita sampai pada sebuah pengetahuan dan merasakan bahwa sungguh Tuhan
benar-benar hadir dalam semua ciptaan-Nya itu, termasuk diri kita sendiri? Hanya
dengan berefleksi kita mampu menjawab pertanyaan itu. So' mari menjadikan
refleksi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keseharian kita termasuk
aktivitas2 kita, di rumah atau di kantor atau di kampus atau dimana pun kita
berada.
Terakhir........
Kepada Semua Penghuni Komunitas
Cardoner-JSN,
Profisiat atas usia setahun
komunitas kita ini.
Mari semakin membesarkan komunitas
ini, bukan pertama-tama demi kebesaran komunitas kita, tetapi supaya Tuhan bisa
dirasakan semakin besar dan mulia dalam tubuh JSNers semuanya....
Terima kasih atas semua dukungan,
pengorbanan, keikutsertaan, dan kehadiran dalam setiap kegiatan-kegiatan kita.
Semoga semangat St. Ignatius Loyola, dan nilai-nilai Latihan ROhani, semakin
memantapkan langkah kita.
AMDG
salam,
Jonal
"Cinta harus lebih diwujudkan dalam
perbuatan daripada diungkapkan dalam kata-kata." [St.
Ignatius Loyola].
Dear JSNers di seluruh Nusantara....(hehehheeee....ga pa2
donkzzz bermimpi..!!!!",)
Tidak banyak orang yang bisa mengartikan kata
"cinta" secara sempurna, aku pun tidak. Sebab defenisi cinta sangat
luas. Ada yang mengatakan cinta artinya kasih. Mungkin benar. Tetapi apakah
kasih itu???..(mhmm kasih adalah
yaaaaa...K..A..S..I..H............urrrrrggrkkhhhhh jayus bangettt....hehehe!!).
Juga tidak banyak pengertian yang lebih tepat untuk kata "kasih".
Lalu bagaimana kita mengertinya??? Cukup banyak orang memahami arti kasih
atau cinta justru pada perbuatan-perbuatan yang "mengatasnamakan"
kata cinta/kasih tersebut. Jadi boleh dikatakan bahwa cinta/kasih bisa
dikenali/dimengerti bila ditampakkan dalam perbuatan. Kalau kita kembali
menyimak kata-kata St. Ignatius di atas, sepertinya kita akan membenarkan
ungkapan dia. Kita bisa memahami logika Ignatius demikian: "Kata-kata saja
agaknya tidak cukup sempurna untuk menyentuh dan memberi rasa cinta pada orang
lain. Karena untaian kata-kata yang ada tidak cukup sempurna untuk bisa
mengerti cinta, sehingga orang lain bisa mengerti bahwa 'itulah cinta'. Tetapi
dengan perbuatan, orang dapat lebih bisa memahami arti dari cinta itu."
Makanya ada banyak orang yang terkadang mengatakan pada pasangannya
"Buktikan cintamu itu!!!". Artinya, kata-kata saja tidak cukup
meyakinkan orang akan cinta itu, tetapi nyatakanlah dalam tindakan.
Hari ini, 14 Februari, dikenang sebagai hari KASIH
SAYANG. Pada moment ini, orang-orang sepertinya tidak ingin disibukkan untuk
mencari-cari pengertian yang sempurna dari kata "kasih sayang"
tersebut, tetapi mereka lebih disibukkan dengan "bagaimana/ dengan cara
apa akan kutunjukkan kasih sayangku???" Ya...sekali lagi 'perbuatan'
kasih lebih menjadi yang utama. Mengapa? Sebab bagian yang tersulit dari Kasih
Sayang adalah pada bagaimana mewujudkannya. Ia menuntut kesabaran, kreatifitas,
kejujuran, keterbukaan, pengorbanan, dll,dll,dll. Tetapi, apakah setiap manusia
bisa memenuhi tuntutan tsb??? Tentu tidak! Sebab manusia dihinggapi
kekurangan-kekurangan. Namun, disaat seseorang mampu menunjukkan perbuatan
cintanya itu dengan baik, sungguh orang tersebut layak untuk diacungi jempol.
Pujian mungkin tidak ditujukan pada hasil yang ditunjukkannya, kendatipun hal
itu juga penting, tetapi lebih pada usahanya untuk mewujudkan perbuatan
itu. Tentunya tidak sedikit 'pertarungan batin' yang harus dilaluinya selain pertarungan
fisik-itupun klo ada-hehehehehee.....! Ketika ia mampu memenangi pertarunga
itu, maka ia telah mengokohkan sebuah KEUTAMAAN dalam dirinya. Pujian kita
tentunya pada 'KEUTAMAAN' dari orang tersebut. Mengapa? Jawabannya sederhana,
karena hal itulah yang membentuknya menjadi seorang pribadi yang mampu
mencintai. Dan, lebih dari itu, keutamaan tersebut adalah hartanya yang tak
akan luntur.
JSNers semuanya, kita telah banyak berbuat sesuatu yang
"mengatasnamakan" cinta/ kasih sayang (klo boleh dikatakan demikian),
tetapi apakah kita juga telah benar-benar sadar akan keutamaan-keutamaan kita
ketika kita berhasil mewujudkannya? Membantu orang lain, kerja sosial,
menyumbang, mendengarkan curhat teman, menemani teman ke sana dan ke sini,:p),
dll adalah sedikit dari banyak hal baik lainnya yang sudah kita lakukan.
Tetapi, apakah semuanya itu membekas dalam diri kita masing2, ataukah hanya
lewat begitu saja seiring dengan bertiupnya angin dan mengalirnya air?
Hanya REFLEKSI kita sendiri yang bisa menjawabnya.
Penghujung kata.....
Selamat Hari Kasih Sayang pada JSNers semuanya....
Semoga semangat kasih sayang memampukan kita untuk terus
berbuat sesuatu yang baik bagi diri sendiri dan sesama, dan tak terlupakan pada
alam. Sekali lagi, fokus kita tidak hanya pada hasil akhir yang baik, tetapi
lebih daripada itu yaitu bagaimana kita bisa membentuk sebuah KEUTAMAAN dalam
diri kita masing-masing. Menciptakan dalam diri sendiri sebuah harta
berharga yang tidak lusuh oleh waktu....
Banyak Salam dari gw
nd Thanks dah mau mencintai Komunitas kita ini...
Jonal
Denias, Senandung di atas
awan
"Man searching for meaning" [Victor
Frankl] adalah kalimat yang mungkin bisa saya ungkapkan untuk menggambarkan
keseluruhan isi dari film yang berdurasi sekitar 120 menit, Denias, Senandung
di Atas Awan. Denias, seorang bocah Irian tinggal di perbukitan terpencil di
pedalaman Irian Jaya, berjuang untuk menggapai cita-citanya. Ia terus menerus
mencari peluang agar bisa membuat hidupnya mempunyai arti. Sekolah adalah arti
dari hidupnya. Segala usaha ditempuhnya untuk bisa sekolah. Meninggalkan
keluarganya, berjalan kaki melintasi gunung, hutan, sungai, dan jalan-jalan kota
demi mencari sekolah yang diimpikannya. Setelah semua rintangan alam yang
menghadangnya itu bisa diatasinya, apakah ia langsung bisa bersekolah? TIDAK.
Kendati pun Denias anak yang cerdas dan berpendirian kuat, namun masih banyak
rintangan lain yang belum mampu dicerna oleh logika polosnya. Rintangan apakah
itu? Kebusukan politik birokrasi, ketidak-adilan, dan materialisme.
Denias, adalah gambaran seorang yang mengekspresikan nilai mulia
bahwa arti hidup adalah tujuan yang tidak bisa ditawar-tawar. Ketika seseorang
menemukan dengan sungguh-sungguh arti dari hidupnya, maka segala usaha akan
ditempuhnya demi arti hidup tersebut. Berkorban, menderita, dan sakit serta
ditolak, dimaknai sebagai bumbu yang membuat perjuangan mencapai arti hidup
semakin lezat dan nikmat di ujung hidup. Keutamaan mulia ditunjukkan Denias,
sebagai seorang yang sungguh "berbudaya" walaupun hidup di tempat yang dijuluki
oleh orang kota sebagai "kampung"-an. Ia rendah hati, mau melindungi, bersahabat
dengan tulus, tidak mencari-cari muka, jujur-polos, dan berjiwa besar. Keutamaan
itu seringkali diklaim oleh orang-orang yang berpendidikan dan menganggap diri
"berbudaya" sebagai bagian dari diri mereka, tetapi yang terjadi justru
sebaliknya. Orang-orang yang merasa diri paling "berbudaya" justru sombong,
tinggi hati, egois, dan sama sekali tidak menunjukkan semangat berjiwa besar
dalam dirinya.
Bumbu-bumbu lain dalam film tersebut adalah panorama surga Irian
Jaya. Alam, nature, dimunculkan dengan sangat indah, alamiah, dan
menggugah semangat petualangan dalam diri. Serasa jiwa ingin terbang-melayang
dan berpetualang ke tempat-tempat itu. Irian Jaya, ohhh......sungguh-sungguh
tempat yang indah. Selain itu, juga dilukiskan dengan sangat kocak,
kepolosan-kepolosan logika anak-anak suku Irian.
Aihhh......buat semuanya, ayo kalian nonton
sudah film Denias itu. Filmnya sangat bagus eee, memuat kritik sosial, dan
semakin membuat diri cinta pada alam. Aiihhhhh.....ayo cepatkah, nonton sudah
di bioskop. Ko jang lama-lama eh..manyasal kalian nanti. Ko beli sudah itu
tiket!!!!!
Itu sudah........
Hari yang menyenangkan bisa berkumpul bersama teman-teman pendaki. pengalaman yang semakin menambah keyakinan bahwa perjuangan kita ternyata sama, visi kita sama, dan secara bersama-sama pula kita saling mendukung satu sama lain....
see u Ose' kru # Pendaki
| |